1. Kita harus memutuskan kapan waktu yang tepat untuk bertengkar.
2. Kita harus tahu bahwa tujuan pertengkaran bukan menyerang satu sama lain, demikian juga fokus pertengkaran bukanlah kepada masalah tapi pada solusi.
3. Kita akan memeriksa "senjata-senjata" yang kita gunakan untuk bertengkar bukanlah senjata yang mematikan, misalnya perkataan yang sinis.
4. Kita akan merendahkan nada suara kita, bukan menaikkannya dua nada.
5. Kita tidak akan bertengkar masalah-masalah pribadi di depan umum.
6. Kita akan mendiskusikan "gencatan senjata" kapan saja seorang dari kita berkata "berhenti" atau "clear".
7. Kita akan mencapai kesepakatan yang didasari kasih.
Sumber: renungan harian SPIRIT - 24 semptember 2008
Showing posts with label Artikel Bagus. Show all posts
Showing posts with label Artikel Bagus. Show all posts
Tuesday, June 8, 2010
Thursday, June 3, 2010
23 kunci untuk jadi yang terbaik (bagian 2)
14. Jadi teladan
Beri teladan positif bagi semua orang dari tiap perbuatanmu, walaupun itu cuma 30 detik saja.
15. Komitmen kuat
Jika punya komitmen terhadap sesuatu, tidak ada suatu apapun yang bisa menghalangi kecuali mencapai tujuanmu.
16. Hidup yang menginspirasi
Boleh pinter dan hebat tapi ajari juga teman-teman.
17. Hidup yang berdampak
Ada nilai tambah dalam hidup yang bisa jadi berkat bagi tiap orang.
18. Komunikasi
90% seni memimpin itu tentang kemampuan untuk mengkomunikasikan sesuatu yang diinginkan oleh orang lain.
19. Sosialisasi
Orang gak akan berhasil jika hanya mengandalkan teknologi, mereka akan berhasil jika mereka mengandalkan sosialisasi.
20. Good attitude
Percaya pada orang lain dan mereka akan jujur kepadamu. Perlakukan mereka dengan baik, dan mereka akan menunjukkan kebaikan mereka.
21. Berani
Dibalik keberanian terkandung kejeniusan, kekuatan dan keajaiban.
22. Respek
Rasa hormat kepada orang lain menghasilkan kepercayaan, kepercayaan itu menghasilkan kesetiaan.
23. Karakter unggul
Mau sukses? Kamu sendiri yang paling bertanggung jawab untuk itu.
Sumber: renungan harian spirit NEXT bulan mei
Beri teladan positif bagi semua orang dari tiap perbuatanmu, walaupun itu cuma 30 detik saja.
15. Komitmen kuat
Jika punya komitmen terhadap sesuatu, tidak ada suatu apapun yang bisa menghalangi kecuali mencapai tujuanmu.
16. Hidup yang menginspirasi
Boleh pinter dan hebat tapi ajari juga teman-teman.
17. Hidup yang berdampak
Ada nilai tambah dalam hidup yang bisa jadi berkat bagi tiap orang.
18. Komunikasi
90% seni memimpin itu tentang kemampuan untuk mengkomunikasikan sesuatu yang diinginkan oleh orang lain.
19. Sosialisasi
Orang gak akan berhasil jika hanya mengandalkan teknologi, mereka akan berhasil jika mereka mengandalkan sosialisasi.
20. Good attitude
Percaya pada orang lain dan mereka akan jujur kepadamu. Perlakukan mereka dengan baik, dan mereka akan menunjukkan kebaikan mereka.
21. Berani
Dibalik keberanian terkandung kejeniusan, kekuatan dan keajaiban.
22. Respek
Rasa hormat kepada orang lain menghasilkan kepercayaan, kepercayaan itu menghasilkan kesetiaan.
23. Karakter unggul
Mau sukses? Kamu sendiri yang paling bertanggung jawab untuk itu.
Sumber: renungan harian spirit NEXT bulan mei
23 kunci untuk jadi yang terbaik (bagian 1)
1. Dream
Punya mimpi besar yang akan membuatmu bersemangat dan mendorong untuk jadi juara sejati.
2. Fokus
Fokus untuk hal-hal penting dan abaikan hal-hal sepele.
3. Be the best
Yang rata-rata akan diabaikan tapi yang terbaik akan selalu dicari
4. Antusiasme
Tanpa antusiasme tidak akan meraih apa-apa dan tidak akan jadi apa-apa.
5. Berani kerja keras
Kalo ingin sukses, ga ada pilihan kecuali berani kerja keras.
6. Disiplin
Cita-cita besar hanya bisa terwujud jika punya kedisiplinan yang tinggi.
7. Ulet dan tekun
Tekun bukan satu perjuangan panjang, tapi banyak perjuangan pendek yang berturut-turu.
8. Tanggung jawab 100%
Yang paling bertanggung jawab atas hidup kita adalah diri kita.
9. Never give up
Halangan gak boleh menghentikan langkahmu. Ada dinding merintangi? Jangan nyerah. Cari segala cara untuk memanjat, menembus atau mengitarinya.
10. Berani mencoba
Michael Jordan berkata, "Saya dapat menerima kegagalan, tapi saya tidak dapat terima kalo saya belum mencoba."
11. Optimis
Pemenang selalu menganggap dirinya akan menang ketika pertandingan belum dimulai.
12. Miliki keyakinan diri
Tanpa keyakinan diri, kita tidak akan berani berjuang. Tanpa perjuangan, ga ada kemungkinan untuk sukses.
13. Miliki kerja sama
Bakat memenangkan permainan, namun kerja sama tim yang solid memenangkan setiap pertandinan.
To be continue..
Punya mimpi besar yang akan membuatmu bersemangat dan mendorong untuk jadi juara sejati.
2. Fokus
Fokus untuk hal-hal penting dan abaikan hal-hal sepele.
3. Be the best
Yang rata-rata akan diabaikan tapi yang terbaik akan selalu dicari
4. Antusiasme
Tanpa antusiasme tidak akan meraih apa-apa dan tidak akan jadi apa-apa.
5. Berani kerja keras
Kalo ingin sukses, ga ada pilihan kecuali berani kerja keras.
6. Disiplin
Cita-cita besar hanya bisa terwujud jika punya kedisiplinan yang tinggi.
7. Ulet dan tekun
Tekun bukan satu perjuangan panjang, tapi banyak perjuangan pendek yang berturut-turu.
8. Tanggung jawab 100%
Yang paling bertanggung jawab atas hidup kita adalah diri kita.
9. Never give up
Halangan gak boleh menghentikan langkahmu. Ada dinding merintangi? Jangan nyerah. Cari segala cara untuk memanjat, menembus atau mengitarinya.
10. Berani mencoba
Michael Jordan berkata, "Saya dapat menerima kegagalan, tapi saya tidak dapat terima kalo saya belum mencoba."
11. Optimis
Pemenang selalu menganggap dirinya akan menang ketika pertandingan belum dimulai.
12. Miliki keyakinan diri
Tanpa keyakinan diri, kita tidak akan berani berjuang. Tanpa perjuangan, ga ada kemungkinan untuk sukses.
13. Miliki kerja sama
Bakat memenangkan permainan, namun kerja sama tim yang solid memenangkan setiap pertandinan.
To be continue..
Monday, March 1, 2010
Visi dan Cita-cita Tingì
Ingin menjadi seorang pemimpin tidaklah mudah..banyak hal yang harus dipelajari..
MEMPUNYAI VISI DAN CITA-CITA YANG TINGGI
Seorang pemimpin sebagai "penjual harapan", harus bisa menggalang dan meyakinkan orang-orangnya dengan menunjukkan jalan untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu pemimpin harus punya mimpi besar dan punya visi yang jauh ke depan.
Hal yang harus diperhatikan adalah, pemimpin harus bisa mengkomunikasikan visinya kepada para pengikutnya dan menjadikannya visi bersama. Ia juga perlu memberi inspirasi dan memotivasi mereka dan meyakinkan merdka bahwa visi itu bisa dicapai..
Visi selain memberikan arah, ia juga sebagai api unggun yang akan membakar semangat dan memotivasi para pengikutnya..
Selain visi, seorang pemimpin juga harus membunyai ambisi, cita-cita atau keinginan yang membara yang sering menjadi kunci kesuksesan. Ia bisa memicu seseorang untuk bertindak menggunakan segenap potensi yang ada.
Hanya sekadar cita-cita memang tidak cukup mengantarkan seseorang menjadi sukses. Ia perlu memvisualisasikannya secara jelas dan mengambil langkah-langkah konkret yaitu sebagai "penunjuk jalan" yang selalu berada di depan, menuntun dan memfokuskan pengikutnya ke sasaran.
Kita harus berani berfikir besar dan optimistis karena dengan begitu akan memberikan keberanian dan dorongan untuk bergerak. Memvisualisasikan keuntungan apa yang akan didapat dan kenikmatan apa yang akan diperoleh bila berhasil mencapai cita-cita tersebut, dapat meningkatkan motivasi dan semangan untuk meraihnya.
Yap, Leman. "The Best of Chinese Leadership Wisdom". PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2008.
MEMPUNYAI VISI DAN CITA-CITA YANG TINGGI
Seorang pemimpin sebagai "penjual harapan", harus bisa menggalang dan meyakinkan orang-orangnya dengan menunjukkan jalan untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu pemimpin harus punya mimpi besar dan punya visi yang jauh ke depan.
Hal yang harus diperhatikan adalah, pemimpin harus bisa mengkomunikasikan visinya kepada para pengikutnya dan menjadikannya visi bersama. Ia juga perlu memberi inspirasi dan memotivasi mereka dan meyakinkan merdka bahwa visi itu bisa dicapai..
Visi selain memberikan arah, ia juga sebagai api unggun yang akan membakar semangat dan memotivasi para pengikutnya..
Selain visi, seorang pemimpin juga harus membunyai ambisi, cita-cita atau keinginan yang membara yang sering menjadi kunci kesuksesan. Ia bisa memicu seseorang untuk bertindak menggunakan segenap potensi yang ada.
Hanya sekadar cita-cita memang tidak cukup mengantarkan seseorang menjadi sukses. Ia perlu memvisualisasikannya secara jelas dan mengambil langkah-langkah konkret yaitu sebagai "penunjuk jalan" yang selalu berada di depan, menuntun dan memfokuskan pengikutnya ke sasaran.
Kita harus berani berfikir besar dan optimistis karena dengan begitu akan memberikan keberanian dan dorongan untuk bergerak. Memvisualisasikan keuntungan apa yang akan didapat dan kenikmatan apa yang akan diperoleh bila berhasil mencapai cita-cita tersebut, dapat meningkatkan motivasi dan semangan untuk meraihnya.
Yap, Leman. "The Best of Chinese Leadership Wisdom". PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2008.
Thursday, January 21, 2010
Janji Tuhan bagi Para Pekerja yang Dapat Dipercaya
Apa modal yang paling utama yang harus dimiliki para pegawai atau pekerja? Ternyata bukan semata-mata skill, kepintaran, atau hal lainnya. Tapi, modal itu adalah dapat dipercaya. Inilah ciri-ciri pegawai yang dapat dipercaya: ketika atasan memberi tugas, ia percaya bahwa kitalah yang paling dapat ia andalkan, jika atasan memberi satu tanggung jawab, ia percaya bahwa kitalah yang paling pantas mendapat tanggung jawab itu, dalam hal kecil atau besar, ia melakukannya dengan tanggung jawab itu, dalam hal kecil atau besar, ia melakukannya dengan tanggung jawab sepenuhnya.
Orang dipercaya karena punya karakter, integritas, kesetiaan dan kemampuan yang dapat diandalkan. Mereka inilah yang akan membuat atasan dan rekan kerjanya tenang, dan pada akhirnya juga akan membawa terang di lingkungannya. Firman Tuhan mengatakan bahwa orang yang dapat dipercaya ini pasti akan mendapat banyak berkat (Amsal 28:20) dan akan menerima balasannya dari Tuhan (Efesus 6:8).
Orang dipercaya karena punya karakter, integritas, kesetiaan dan kemampuan yang dapat diandalkan. Mereka inilah yang akan membuat atasan dan rekan kerjanya tenang, dan pada akhirnya juga akan membawa terang di lingkungannya. Firman Tuhan mengatakan bahwa orang yang dapat dipercaya ini pasti akan mendapat banyak berkat (Amsal 28:20) dan akan menerima balasannya dari Tuhan (Efesus 6:8).
Tuesday, January 5, 2010
Itu Bukan Urusanku
Saya mengutip tulisan ini dari inbox facebook saya karena menurut saya, artikel ini mempunyai makna yang sangat luar biasa jika orang-orang dapat membacanya dan mengerti artinya....
Seekor Tikus mengitip melalui celah di dinding untuk melihat petani dan istrinya membuka sebuah bungkusan, kalo-kalo di dalamnya ada makanan. Dia sangat terkejut mendapati bahwa isi bungkusan itu ternyata adalah sebuah perangkap tikus. Sambil berlari ketakutan, Tikus itu berteriak-teriak, katanya," Ada perangkap tikus di dalam rumah, ada perangkap tikus di dalam rumah!"
Si ayam yang sedang sibuk mencari makanan di tanah, mengangkat kepalanya dan berkata," Tuan Tikus, itu adalah kuburan yang tersedia untukmu, tidak ada pengaruhnya untukku."
Kemudian Tikus itu memberitahu juga kepada Babi bahwa ada perangkap tikus di dalam rumah. Babi menunjukkan sedikit simpatinya dengan berkata," Aku turut bersedih Tuan Tikus tapi tidak ada yang dapat aku lakukan kecuali berdoa untukmu. Aku pastikan kamu akan ada dalam doa-doaku." .
Lalu Tikus pun menghampiri Sapi dan mengatakan hal yang sama. Sapi tidak menanggapinya malah mengejeknya sambil berkata," Perangkap tikus?Apakah aku sedang dalam bahaya?Apakah itu bisa membahayakanku?"
Akhirnya Tikus dengan sedih dan putus asa kembali ke dalam rumah petani karena harus menghadapi perangkap tikus sang petani sendirian.
Suatu malam terdengar suara dari dalam rumah seperti suara perangkap tikus yang menangkap sesuatu. Istri sang petani segera berlari untuk melihat apa yang tertangkap di dalamnya. Dalam kegelapan, dia tidak bisa melihat bahwa ternyata seekor ular berbisa telah terjepit pada perangkap itu dan langsung mengigitnya. Sang petani segera membawanya ke rumah sakit.
Sepulang dari rumah sakit, istri petani itu masih demam dan setiap orang tahu bahwa sup ayam hangat bisa meringankan sakit demam. Jadi petani segera mengambil Ayamnya dari kandang dan menyembelih untuk membuat sup ayam.
Namun sakit istri petani itu tidak kunjung membaik sehingga teman-teman dan tetangga-tetangganya datang untuk menjenguknya. Untuk menjamu mereka, petani itu memotong Babi miliknya.
Akhirnya, istri petani itu pun meninggal dan banyak orang menghadiri pemakamannya. Petani itu menyembelih Sapinya untuk menyediakan daging bagi tamu-tamunya.
Jika suatu saat Anda mendengar bahwa seseorang sedang menghadapi masalah dan Anda berpikir bahwa hal itu tidak ada hubungannya dengan Anda, ingat pada akhirnya kita pun terancam, kita semua menghadapi sebuah masalah. Jadi jangan pernah berkata,"Itu bukan urusanku."
Sumber: spiritual-short-stories.com
Seekor Tikus mengitip melalui celah di dinding untuk melihat petani dan istrinya membuka sebuah bungkusan, kalo-kalo di dalamnya ada makanan. Dia sangat terkejut mendapati bahwa isi bungkusan itu ternyata adalah sebuah perangkap tikus. Sambil berlari ketakutan, Tikus itu berteriak-teriak, katanya," Ada perangkap tikus di dalam rumah, ada perangkap tikus di dalam rumah!"
Si ayam yang sedang sibuk mencari makanan di tanah, mengangkat kepalanya dan berkata," Tuan Tikus, itu adalah kuburan yang tersedia untukmu, tidak ada pengaruhnya untukku."
Kemudian Tikus itu memberitahu juga kepada Babi bahwa ada perangkap tikus di dalam rumah. Babi menunjukkan sedikit simpatinya dengan berkata," Aku turut bersedih Tuan Tikus tapi tidak ada yang dapat aku lakukan kecuali berdoa untukmu. Aku pastikan kamu akan ada dalam doa-doaku." .
Lalu Tikus pun menghampiri Sapi dan mengatakan hal yang sama. Sapi tidak menanggapinya malah mengejeknya sambil berkata," Perangkap tikus?Apakah aku sedang dalam bahaya?Apakah itu bisa membahayakanku?"
Akhirnya Tikus dengan sedih dan putus asa kembali ke dalam rumah petani karena harus menghadapi perangkap tikus sang petani sendirian.
Suatu malam terdengar suara dari dalam rumah seperti suara perangkap tikus yang menangkap sesuatu. Istri sang petani segera berlari untuk melihat apa yang tertangkap di dalamnya. Dalam kegelapan, dia tidak bisa melihat bahwa ternyata seekor ular berbisa telah terjepit pada perangkap itu dan langsung mengigitnya. Sang petani segera membawanya ke rumah sakit.
Sepulang dari rumah sakit, istri petani itu masih demam dan setiap orang tahu bahwa sup ayam hangat bisa meringankan sakit demam. Jadi petani segera mengambil Ayamnya dari kandang dan menyembelih untuk membuat sup ayam.
Namun sakit istri petani itu tidak kunjung membaik sehingga teman-teman dan tetangga-tetangganya datang untuk menjenguknya. Untuk menjamu mereka, petani itu memotong Babi miliknya.
Akhirnya, istri petani itu pun meninggal dan banyak orang menghadiri pemakamannya. Petani itu menyembelih Sapinya untuk menyediakan daging bagi tamu-tamunya.
Jika suatu saat Anda mendengar bahwa seseorang sedang menghadapi masalah dan Anda berpikir bahwa hal itu tidak ada hubungannya dengan Anda, ingat pada akhirnya kita pun terancam, kita semua menghadapi sebuah masalah. Jadi jangan pernah berkata,"Itu bukan urusanku."
Sumber: spiritual-short-stories.com
Subscribe to:
Posts (Atom)
.jpg)